Selasa, 07 Juni 2016

Mencangkok Tanaman

Perbanyakan tanaman dengan cara vegetatif buatan memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan mencangkok antara lain;
(a) dapat menghasilkan tanaman sesuai yang dikehendaki,
(b). cepat menghasilkan buah (panen).

Sedangkan kekurangannya adalah:
(a). akar tanaman hasil cangkokan umumnya tidak kokoh sehingga mudah tumbang, (b). hasil panen dari tanaman cangkokan terbatas, tidak sebanyak yang dikembangkan secara generatif (biji),
(c). tanaman induk akan cepat mati.

Nah, pembahasan dalam artikel blog pendidikan ini dipilih tanaman jeruk nipis karena mudah didapat. Ikuti uraian berikut ini;

A.Alat dan bahan
1.Pisau dapur
2.Tali pengikat
3.Plastik transparan.
3.Tanah gembur dan subur
4.Air secukupnya

B.Langkah-langkah
1.Pilih induk dari jeruk nipis yang bagus kualitasnya. Subur, kuat, dan sehat. Kemudian tentukan dahan yang tidak terlalu tua atau terlalu muda dengan ukuran diameter lebih kurang 3 cm.

2.Perkirakan jarak dari batang ke dahan yang akan dikupas kulitnya. Misalnya 10 cm dari pangkal dahan. Kemudian tentukan panjang kupasan, misalnya 10 – 15 cm.

3.Kupas sekeliling kulit dahan yang akan dicangkok sampai habis zat kambiumnya.

4.Tempelkan tanah gembur dan siram dengan air pada bagian yang sudah dikelupas tadi. Penyiraman sedikit air bertujuan agar tanah mudah melekat pada bagian yang dikelupas.

5.Kemudian tanah dibungkus dengan plastik serta ikat di kedua ujungnya dengan tali yang sudah disediakan.

5.Beri lubang angin dengan menusuk plastik agar udara dapat masuk ke dalam tanah yang telah dibungkus.

6.Proses pencangkokan jeruk nipis selesai. Jika hasil mencangkok berhasil, satu atau dua minggu kemudian, pada kulit cabang sebelah atas akan muncul akar-akar menembus pembungkus tanah. Oleh sebab itu, sebaiknya mencangkok pada musim hujan.

Demikianlah cara dan proses mencangkok jeruk nipis. Mudah-mudahan bermanfaat buat pengunjung semuanya.